Cara Membuat Pakan Ikan Lele Organik dengan kotoran ternak
Cara Membuat Pakan Ikan Lele Organik dengan Kotoran Ternak
![]() |
| pemesanan 083856263255 WA |
Kotoran ternak ketika digunakan sebagai pakan ikan lele, terlebih dahulu diproses menjadi semacam pupuk organik. Pupuk organik ini akan dapat membuat organisme alami hidup yang bermanfaat sebagai pakan sekaligus membuat mikroorganisme kompleks pada kolam menjadi berkembang.
Menggunakan kotoran ternak sebagai pakan ikan lele ternyata tidak boleh memakai kotoran ternak sembarangan. Kotoran ternak yang Anda gunakan diusahakan dalam bentuk sudah padat dan tidak memiliki bau.
Kedua, kotoran ternak yang dipakai asalnya dari ternak yang diberi makanan hasil fermentasi. Sebagai contohnya, pakan jerami yang telah dikeringkan 1 minggu.
Langkah awalnya adalah Anda harus menyiapkan kolam lele. Tidak perlu menyiapkan kolam lele dari tanah, karena akan menggunakan kompos yang berguna untuk tempat berkembangbiaknya mikroorganisme. Jadi, gunakan kolam yang terbuat dari semen atau kolam terpal.
bisnis pakan ikan
Ukuran kolam bisa disesuaikan dengan kondisi lahan yang dimiliki. Biasanya kolam ikan lele berukuran 2 x 3 meter dengan ketinggian air 80 cm hingga 1 meter. Ukuran kolam ikan lele semakin besar semakin baik karena waktu fermentasi dan padat tebar pakan ikan lele menjadi lebih hemat.
Bahan dan Alat:
Kotoran lemak. Gunakan kotoran lemak yang sudah diangin-anginkan sekitar satu minggu. Kotoran lemak yang disiapkan sebanyak 100-150 kg dalam kondisi kering.
Probiotik STOC suplemen ternak organik cair atau suplemen organik cair Perikanan sebanyak 1 liter.
Air matang sebanyak 10 sampai 20 liter.
Tetes tebu atau molase sebanyak 2 liter.
Karung dan paranet. Besaran karung dan paranet disesuaikan dengan ukuran kolam sekitar 1 x 2 m. Karung dan paranet diperlukan sebagai tempat untuk pemberian pakan organik ke kolam.
Jerigen.
Cara Pembuatan:
Saat pembuatan makanan ikan lele organik, adanya proses fermentasi menjadi sangat penting. Alasannya, proses fermentasi itu berguna untuk tingkatkan nilai gizi, utamanya pada kadar proteim, bahan baku makanan lele organik yang akan dipakai. Tak hanya itu, adanya proses fermentasi juga mempermudah ikan lele untuk mencerna bahan pakan.
Karena itulah, Anda disarankan untuk memfermentasikan terlebih dahulu dengan menggunakan probiotik sebelum dipakai untuk pakan lele. Berikut cara pembuatan makanan organik lele dari bahan kotoran hewan seperti sapi atau kambing.
Sebelum seluruh bahan yang telah disediakan tadi dicampur, Anda bisa terlebih dahulu mengaktifkan probiotik. Caranya, dengan mencampur probiotik, molase, dan air matang menjadi satu. Lakukan aerasi dengan cara memasang aerator, durasi waktunya maksimal 2 jam. Masukkan kotoran tenak yang telah kering ke dalam jerigen.
Setelah itu, siramkan campuran probiotik, molase, dan air matang yang telah diaerasi selama dua jam ke dalam jerigen berisi kotoran lemak. Aduk hingga tercampur merata.
Setelah dicampur secara merata, tutuplah jerigen dengan rapat. Diamkan selama 7 sampai 14 hari untuk proses fermentasinya. Setelah itu, Anda baru bisa memasukkan pakan yang telah difermentasi itu ke dalam kolam karung dan siap untuk diberikan kepada ikan yang ada di kolam.
Cara Pemberian Pakan:
Hasil fermentasi kotoran ternak yang telah didiamkan selama 7 sampai 14 hari, bisa diberikan pada ikan lele yang umurnya di bawah 1 bulan. Ukuran penebaran awal 4 sampai 6 cm.
Cara pemberiannya pada lele, Anda cukup ambil pakan hasil fermentasi kotoran ternak yang ada dalam karung tadi, lalu masukkan ke dalam kolam iokan lele. Cara lainnya adalah dengan mengambil pakan hasil fermentasi kotoran ternak dalam karung, lalu Anda masukkan ke paranet yang telah dipasang atau diikat ke tali yang ada di atas kolam.
Jika Anda menebar benih lele dengan ukuran 2-3 cm atau ikan lele yang berukuran 3-4 cm, maka antara kurun waktu 3-4 hari, Anda lakukan penambahan pakan dari fermentasi kotoran ternak sebanyak 2-3 gayung ke dalam kolam. Penambahan pakan hasil fermentasi kotoran ternak ini tergantung dari luas kolam maupun jumlah benih lele yang ditebar.
Lakukan langkah tersebut secara rutin setiap 2-3 hari sekali hingga ikan lele berukuran 5-7 cm dan sudah mau mengkonsumsi makanan organik dari hasil fermentasi ampas tahu.
Untuk Pemesanan Hubungi:
DISTRIBUTOR STOC
0838-5626-3255 ( BISA WA)
fermentasi pakan ternak,pakan ternak fermentasi,fermentasi jerami,fermentasi pakan,pakan ternak organik,pakan alternatif,pakan kambing organik,cara membuat pakan ternak,pakan fermentasi,fermentasi pakan ternak sapi dengan em4,ternak organik,cara membuat pakan ternak fermentasi dengan em4,ramuan organik ternak,cara fermentasi jerami,cara membuat soc hcs,cara membuat pakan kambing organik,cara pemakaian em4 perikanan,fermentasi ampas tahu,cara fermentasi dedak untuk pakan ikan,pembuatan pakan,cara membuat mikroba untuk pakan ternak,cara membuat probiotik organik, probiotik ternak, probiotik fermentasi pakan, distributor probiotik ternak , distributor probiotik lampung, distributor probiotik depok, distributor probiotik surabaya

Komentar
Posting Komentar